Label

Minggu, Mei 26, 2013

Saya Sukses Asi Eksklusif Jarak Jauh...yeeyyy!!..

Mendekati usia kehamilan 7bulan, aku sudah mulai mencari pengasuh untuk anakku nanti, karena aku bekerja, suami bekerja dan ortu pun masih aktif dinas sebagai pegajar. Dari awal aku memang tidak begitu sreg untuk memakai jasa babysitter, berita miring tentang kejadian bayi yang ditelantarkan/dianiaya oleh babysitter yang sempat beberapa kali muncul di pemberitaan serta beberapa cerita babysitter dari teman..jujur membuat aku gamang.. Memang tidak semuanya jelek, ada juga yang beruntung dapat babysitter yang baik dan sayang sama anaknya..tapi kegamangan yang sejak awal muncul terlanjur membuat aku tidak berani ambil resiko untuk berspekulasi.


Apalagi dengan kondisiku yang bekerja di surabaya, suami kerja di jakarta, dan ortu serta keluarga lain di solo..otomatis, aku butuh seseorang yang sangat bisa kupercaya untuk menjaga anakku..karena tidak ada pendampingan pengawasan lainnya.

Dan, ketika anakku lahir dengan kondisi prematur, kondisi pencernaan yang belum 100% sempurna, yang membuat anakku terdiagnosa dispepsia sejak usia 1bulan..aku menjadi makin protektif dan khawatir apabila anakku tidak mendapat pengasuh yang betul2 sayang. Ortu juga tidak setuju untuk memakai jasa babysitter. Kami masih berusaha cari pengasuh yang masih ada hubungan kekerabatan atau tetangga yang masih kami kenal. Tapi...ampyuun...beneran susah. Beberapa mau diajak ke surabaya, tapi maunya cuma jadi ART, gak mau kalau harus ngasuh bayi..repot..hiks.... Deadlock.

Akhirnya dengan banyak pertimbangan, mengingat aku juga sering dinas luar kota, akan sangat kasihan kalau anakku harus ditinggal sendirian di surabaya cuma sama pengasuh, lebih kasihan lagi kalau harus dibawa2 keluar kota..akhirnya aku dan suami menerima saran ortu untuk menitipkan anak bersama ortu di solo. Di solo tetap butuh pengasuh ketika ortuku sedang mengajar, tapi setidaknya pengasuh itu  dari tetangga dekat yang sudah kami kenal, dan setidaknya ada pngawasan juga dai ibuku.. Aku yang akan ngalahi untuk pulang tiap minggu ke solo. Jadilah, aku dr surabaya, suami dari jakarta, ketemu di solo setiap week end.

Sebelum menghadapi situasi tersebut, aku sudah membekali dengan banyak informasi mengenai asi eksklusif jarak jauh dengan segala kesulitannya. Sejak usia danish 1bulan, peralatan tempur pemerahan asi sudah dipersiapkan, mulai dari pompa asi, botol kaca, kantong asi, ice gel, cooler bag, cooler box, warmer, dan freezer ekstra large. Sejak usia danish 1 bulan itu juga aku mulai menabung asi. Disela menyusui, ketika danish tidur dan payudara terasa penuh..aku pompa. Kadang dalam 1 hari yang bisa tersimpan cuma 2 botol kapasitas @100ml. Botol2 itu sangat berharga, masing2 aku beri label untuk kemudian aku simpan dalam freezer. Seolah tabungan yang jauh lebih berharga dari sekedar uang..hehe..

Tapi sedikit demi sedikit, lama2 menjadi bukit. Ketika danish usia 2,5bulan dan aku sudah harus bekerja kembali, tabungan asi perah beku-ku (asip beku) sudah terkumpul total 75 kemasan (botol+kantong asi), itu yang akan dikonsumsi danish ketika aku bekerja di surabaya. Asi dikonsumsi sesuai tanggal..first in forst out, setelah sebelumnya dicairkan dan dihangatkan terlebih dahulu.

Selama dikantor, aku rajin memompa asi juga. Setiap 3 jam aku akan menghilang selama 30 menit untuk memompa asi. Alhamdulillah, asi ku cukup banyak. Sekali pompa kadang bisa dapat 400ml (2 kantong asi merk NATUR). Untuk hasil perah hari senin & selasa...asi yang kupompa aku simpan dalam freezer untuk dibekukan. Untuk hasil perah rabu-jumat, aku simpan dalam chiller agar terjaga susu dan tidak rusak, tapi tidak dibekukan. Dalam 5 hari aku bis dapat sekitar 30-32 kantong asi. Full untuk 1 cooler box kapasitas 15liter.

Jumat malam, saatnya pulang ke solo, Dengan sekotak cooler box yang membuatku seperti penjual es lilin di dalam kereta. Hahaha...kantong kantong asi siap meluncur ke solo ditemani 6 kantong ice gel besar sebagai pendingin. Asi yang kemarin dibekukan di kantor pasti akan mencair selama perjalanan, asi itu yang akan diminumkan ke danish ketika aku sampai rumah. Karena asi yang sudah pernah dibekukan, dan sudah mencair, tidak boleh dibekukan kembali, harus segera dikonsumsi. Sedangkan asi yang disimpan dalam chiller, kondisi cair, begitu sampai rumah akan masuk freezer untuk dibekukan, sebagai stock minggu selanjutnya ketika aku berada di surabaya. Begitu...seterusnya...hingga alhamdulillah...terlewati selama 6 bulan... 

Sebagai ibu, aku cukup bangga dan bahagia..walaupun aku jauh, tapi masih bisa mengantarkan anakku menjadi S1 asi eksklusif.. Jarak memang benar2 bukan penghalang..ketika tekad dan keinginan begitu kuat....

:) congratulation baby danish..you got the exclusive.., luv u beib..

1 komentar:

  1. apa tips agar hasil pompanya bias banyak meski tidak 1 kota dg baby?
    krn sy tinggal di Surabaya dan akan dinas kerja slama 4 hari ke Jakarta pada bulan Januari mendatang. sempat tidak PD utk menghasilkan stok banyak saat ini.
    oiya, beli cooler box 15 liter itu dimana ya? brapa ya harganya? terimakasih.

    BalasHapus